Tanda, Gejala dan Pengobatan Autisme

Pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan kepada Anda tentang tanda, Gejala dan Pengobatan Autisme. Sehingga Anda dapat lebih memahami penyakit ini dengan lebih baik untuk bisa mengatasi dan merawat pasiean autisme.

Tanda dan Gejala Pengobatan Autisme

Tidak dapat berbicara dari aplikasi setelah 16 bulan. Kadang tidak bisa bicara sejak 2 tahun. Bicaralah dengan keras atau pidato kebencian. Berbicara tetapi bisa kehilangan bahasa kapan saja. Kadang-kadang bayi berbicara tetapi isinya tidak berhubungan dengan lingkungan sekitar. Nikmati monolog tanpa dialog.

  • Tidak menerima komunikasi dan mendapatkan teman.
  • Konsentrasi perhatian sangat pendek atau tidak ada sama sekali.
  • Tidak merespon saat dipanggil.
  • Ada perilaku aneh seperti membenturkan diri, menggaruk, memukul, berceloteh dan menyiksa kerabat, ingin tetap sendiri.
  • Sangat sedikit atau tidak ada kontak mata.
  • Ini sering mengulangi perilaku atau gerakan tubuh tertentu.
  • Dicekik ke beberapa objek yang tidak asing.
  • Sering makan.
  • Takut pada orang asing, orang asing, hal-hal aneh.
  • Menolak untuk mengubah secara drastis kebiasaan hidup atau hal-hal yang akrab setiap hari.
  • Sensitif terhadap bunyi, perasaan, atau aroma tertentu.
  • Ketidakmampuan untuk mensintesis, informasi yang diterima secara umum.
  • Gangguan makan dan pencernaan.
  • Ketika bayi sekitar 35% atau lebih dari gejala yang disebutkan di atas, dia sudah menjadi anak autis.

Pengobatan Autisme

Sebelumnya, negara-negara di seluruh dunia memperlakukan autisme sebagai penyakit mental. Saat ini pengobatan baru untuk anak-anak dengan penyakit ini adalah perawatan psikologis. Khususnya:

Membangun kembali struktur psikologis dan kepribadian individu berdasarkan kasus per kasus, membantu anak-anak kembali ke kerangka psikologis yang benar dari anak.

Bangun dan kembangkan hubungan antara anak dan keluarga (terutama dengan ibu), hubungan antara anak dan guru, dengan teman dan lingkungan sekitar untuk membangun interaksi sosial.

Beri anak Anda perasaan diri dan penegasan diri.

Berlatih pengembangan bahasa yang sesuai dengan kemampuan anak.

Sseorang psikiater di Rumah Sakit Anak, mengatakan pasien dengan autisme sering dirawat di pusat atau di rumah sakit, kecuali dalam kasus yang sangat parah

Pusat-pusat ini memiliki beberapa tes untuk mengetahui kemampuan individu setiap anak (lukisan, memasak, menjahit, drama, komputer, berkebun, cetakan tanah liat, kolase foto). ). Kemudian, atur anak-anak ke dalam kelas yang berbeda, sesuaikan dengan kapasitas. Psikolog akan belajar, memahami keinginan anak-anak, melakukan psikoterapi dalam banyak cara untuk membantu anak berkomunikasi.

Setelah bertahun-tahun perawatan, ketika anak-anak pulih dan berintegrasi ke dalam komunitas, anak-anak dapat mencari belajar dan sekolah dengan lebih baik dan bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan normal.

Sekian yang dapat kami sampaikan tentang Tanda, Gejala dan Pengobatan Autisme, semoga bermanfaat untuk kita semua.